Tuesday, August 20, 2019

Published August 20, 2019 by with 0 comment

Tips Memberi Asuransi Kepada Karyawan dari Perusahaan


Tips Memberi Asuransi Kepada Karyawan dari Perusahaan

Ada banyak hal yang harus dipahami terlebih dahulu untuk para pebisnis. Terutama mereka yang ingin membuat para karyawan lebih sejahtera. Sebab dengan begitu, mereka bisa menjadi lebih semangat dan produktif. Tak bisa disangkal bahwa karyawan membutuhkan dorongan dan motivasi agar ia bisa giat lagi dalam bekerja. Tidak hanya gaji yang harus dibayarkan tetapi perusahaan juga bisa memberi asuransi jiwa dan jenis lainnya untuk pegawai atau para karyawan. Mengapa demikian?
Pemerintah Indonesia telah mewajibkan seluruh pekerja dan juga karyawan memiliki BPJS Ketenagakerjaan. Fungsinya memang mirip dengan asuransi kesehatan atau jenis lainnya. yakni memberi perlindungan atas berbagai macam risiko yang kemungkinan bisa terjadi di kemudian hari. Seperti risiko kecelakaan kerja atau sakit. Namun ada juga beberapa perusahaan lain yang memberi asuransi tambahan bagi para karyawan untuk mendapat proteksi yang lebih maksimal. Apa saja yang harus diperhatikan?

5 Tips Memberi Asuransi untuk Karyawan atau Pegawai

1. Menentukan Kriteria Asuransi yang Akan Diberikan
Ketahui bahwa setiap perusahaan pasti memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Artinya, setiap perusahaan pasti mempunyai sebuah kriteria tentang asuransi yang juga berbeda. Terkadang ada yang masih bingung untuk menentukan kriterianya. Jika kamu termasuk salah satu diantaranya, perhatikan besar skala perusahaan. semakin besar skala maka premi yang dibayarkan semakin kecil. Pastikan bahwa premi asuransi sesuai dengan budget perusahaan. Perhatikan tanggungan yang diberikan, sistem penggantian klaim dan jaringan penyedia layanan kesehatan.

2. Kumpulkan Informasi Tentang Perusahaan Asuransi
Apabila sudah menentukan bagaimana premi dibayarkan, berapa tanggungan yang bisa dicover hingga berapa budget yang disediakan maka langkah selanjutnya adalah mengumpulkan daftar asuransi yang berkualitas dan terbaik. Lakukan penggolongan sesuai dengan kriteria. Lihat bagaimana track record perusahaan dan bagaimana pelayanan yang diberikan. Lebih utamanya lagi adalah apakah cara mengklaim dirasa mudah atau sulit. Perhatikan dengan detail agar kamu tak kecolongan untuk memilih asuransi jiwa atau jenis lainnya yang terbaik.

3. Melakukan Pertemuan Awal
Langkah berikutnya adalah kamu berada di posisi sudah menentukan pilihan. Atur jadwal untuk bertemu dengan pihak perusahaan asuransi. Mereka akan menjelaskan lebih jauh soal produk yang dimiliki. Manfaatkan pertemuan awal ini untuk bisa menyerap banyak informasi yang dibutuhkan. Catat juga jenis layanan yang diberikan, premi asuransi hingga bagaimana syarat dan ketentuan yang dibutuhkan atau harus dilengkapi. Bila perlu, kamu bisa mengajak pihak internal perusahaan untuk ikut di dalam pertemuan awal ini.

4. Menganalisis Produk Asuransi
Pertemuan sudah dilakukan, artinya satu langkah lagi untuk menentukan mana yang terbaik. Sebagai pelanggan, kamu berhak untuk mempertimbangkan lagi bagaimana penawaran mereka berdasarkan dengan informasi yang baru didapatkan. Kamu bisa meluangkan waktumu untuk memahami bagaimana peranan asuransi ini untuk karyawan dan perusahaan. Kamu juga bisa meminta mereka untuk mengirimkan proposal agar dipelajari lebih lanjut baik jenis asuransi jiwa atau lainnya.

5. Adanya Laporan Periodic
Sebagai pemilik perusahaan tentu kamu berhak untuk tahu klaim apa saja yang sudah dicairkan oleh para pegawai. Hal ini juga bisa lebih mudah dilakukan jika kamu mendapat laporan secara berkala dari pihak terkait. Maka dari itu usahakan untuk memilih perusahaan asuransi yang terbaik dan terpercaya seperti milik lifepal. Sudah tahu apa itu lifepal?

Lifepal merupakan perusahaan asuransi jiwa dan jenis lainnya yang bisa kamu pilih. Broker asuransi ini peduli terhadap siapa saja dengan pelayanan yang cepat dan tepat. Lifepal mudah dimengerti dan transparan tanpa ada biaya tersembunyi yang bisa jadi sangat merepotkan. Berbeda dengan lifepal yang memiliki pelayanan seperti sahabat baik sebelum atau sesudah menjadi peserta.

Read More