Saturday, May 25, 2019

Published May 25, 2019 by with 0 comment

Tips Membeli Rumah Hunian Untuk Pertama Kali

Tips Membeli Rumah Hunian Untuk Pertama Kali
 
Membeli rumah pertama tentunya merupakan salah satu keputusan besar bagi kita semua. Tingginya biaya rumah saat ini membuat para calon pembeli merasakan beberapa kesulitan, baik dalam membuat keputusan dan juga dalam permasalahan finansial.

Simaklah tips di bawah ini untuk mempermudah Anda dalam membeli rumah pertama Anda.

1. Dapatkan Informasi Sebanyak Mungkin Mengenai Rumah Pilihan Anda

Sebelum membeli rumah idaman, pastikanlah bahwa Anda telah mencari semua informasi dengan teliti dan detail, khususnya informasi mengenai pembiayaan yang akan dipilih untuk membiayai pembelian rumah. Tips untuk melakukan hal ini adalah lihat dengan jeli dan cermat tabel cicilan Anda selama periode kredit.

Bandingkan berapa besar perbandingan utang pokok dan bunga di awal periode kredit, serta berapa lama bung tetap yang berlaku. Tips ini disarankan untuk Anda, karena banyak orang yang membeli rumah pertama mereka dilandasi oleh keputusan rekomendasi dari teman dan kerabat.

Setelah mendapatkan semua informasi yang perlu Anda perhatikan, jangan lupa untuk menentukan anggaran budget Anda. Sesuaikan dengan pendapatan dan tabungan yang dimiliki. Perhitungkanlah biaya-biaya tambahan di masa depan seperti biaya renovasi, cukai, iuran komuniti penduduk ke dalam budget Anda. Kalau perlu, konsultasikanlah ke bank atau pihak properti.

Pertimbangan berikutnya adalah untuk melihat siapa dulu pengembangnya. Bagaimanakah track record developer tersebut selama ini? Apakah ada pembeli rumah yang kecewa? Perhatikan testimony para pembeli di internet. Apakah developer sering terlambat dalam serah terima rumahnya? Cek kualitas pembangunan projek-projek perumahan terdahulu.

2. Tentukan Cara Pembayaran Rumah

Umumnya cara-cara pembayaran rumah yang ditawarkan oleh pengembang adalah tunai keras, tunai bertahap, dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tunai keras mungkin bisa dilakukan jika Anda memiliki keuangan yang cukup. Para developer akan memberikan diskon besar bagi pembeli rumah dengan cara tersebut. Namun sebaiknya dihindari jika Anda tidak mampu membayar sekaligus dalam nominal yang sangat besar, dengan kata lain jika Anda perlu membayarnya dengan cicilan.

Kalian yang memilih untuk menyicil dan kemampuan keuangannya pas-pasan, cara membayar dengan KPR dan tunai bertahap akan menjadi pilihan yang lebih aman.

Setelah menentukan cara membayar rumah Anda, tentukan juga biaya tambahan diluar harga beli rumah itu sendiri, seperti PPn, KPR, biaya peningkatan BPHTB, dan lainnya. Untuk kisaran harganya tidak dapat ditentukan secara pasti, karena tentunya beragam di setiap rumahnya, namun dapat dialokasikan sekitar 15 – 20 persen.

3. Rumah Diserahkan Dalam Kondisi Baik

Setelah mengecek kondisi rumah beserta biaya-biaya yang dibutuhkan, pastikan bahwa kondisi rumah yang ditawarkan adalah dalam kondisi baik, dengan kata lain rumah tersebut berada pada keadaan maksimal. Apakah terdapat kerusakan-kerusakan kecil?

Jika ternyata terdapat kerusakan, dan Anda harus memperbaikinya sendiri, tahukkah bahwa biaya untuk merawat dan memeprbaiki rumah yang baru dibeli adalah sekitar 1%-3% dari harga rumah itu sendiri? Sepintas memang kecil, namun lebih baik teliti dalam membeli daripada mengeluarkan biaya yang bisa dicegah.

Jika ditemukan kerusakan, langkah yang harus dilakukan adalah minta kepada penjual untuk memperbaiki kerusakan, meminta jaminan, atau garansi kerusakan untu suatu periode, seperti 6 bulan atau 1 tahun. Jika terjadi kerusakan dalam periode itu, penjual harus membayar biaya perbaikan.

4. Perhatikan Kawasan Sekitar Rumah

Selain memperhatikan biaya dan kondisi rumah itu sendiri, jangan lupa kalau kondisi sekitar rumah juga tak kalah penting. Anda tidak mau tinggal di dalam rumah idaman namun jalan keluar dan kondisi lingkungan sekitar tidak mendukung, bukan? Perhatikan jalan utama yang mengubungkan rumah Anda dengan pusat kota dan lokasi-lokasi penting, seperti rumah sakit, kantor Anda, bandara, pusat perbelanjaan, dan lainnya.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan dari rumah Anda untuk ke sana? Apakah jalanan sekitar mudah diakses? Ha-hal ini sangat penting, apalagi jika target Anda untuk tinggal di rumah ini adalah untuk jangka waktu yang lama.

Baca juga: Keuangan Sehat, dan Manfaat Hidup Hemat Lainnya
Datangilah Seminar atau Pameran Membeli Rumah bagi Pemula
Tips-tips di atas ini dapat berguna bagi Anda yang mau membeli rumah untuk pertama kalinya. Namun tentunya permasalahan beserta pertimbangan yang dihadapi setiap orang berbeda, dan mungkin banyak yang tidak diulas di dalam tips tersebut.

Ada baiknya jika Anda mendatangi seminar atau pameran rumah agar dapat bertanya secara langsung dan mendapatkan informasi yang lebih jelas. Anda akan mendapatkan pilihan-pilihan rumah yang sesuai dengan kriteria, tips untuk membayar, dan juga untuk merawat rumah setelah Anda membelinya. Selamat membeli rumah pertama Anda!
Read More

Saturday, May 11, 2019

Published May 11, 2019 by with 0 comment

Tips Berhenti Merokok Secara Ampuh

Tips Berhenti Merokok Secara Ampuh

Rokok merupakan salah satu benda jahat yang banyak digemari masyarakat dan sangat berbahaya bagi kesehatan, tapi rokok dijual bebas dan bisa didapatkan dengan mudah di mana saja.

Selain itu, merokok juga telah terbukti menyebabkan beberapa penyakit berbahaya seperti paru obstruktif kronik, kanker paru-paru, serangan jantung, serta penyakit lainnya. Yakin masih mau merokok? Stop sekarang juga, ya!

Berhenti merokok memang tidak semudah yang dikatakan, ini tentu menjadi hal yang paling sulit untuk dilakukan.

Walaupun sudah banyak peringatan akan bahaya merokok, nyatanya masih banyak jumlah perokok di Indonesia dan terus mengalami peningkatan.

Bahkan, jumlah perokok usia muda pun semakin bertambah, hal ini dibuktikan dari data terakhir Riset Kesehatan Dasar 2013 yang dikutip dari hellosehat, perokok aktif mulai dari usia 10 tahun ke atas berjumlah 58.750.592 orang.

Karena sifatnya yang membuat candu, tak heran sangat sulit untuk berhenti merokok walaupun segala cara telah dilakukan.

Berhenti merokok memang tidak mudah, karena terdapat kandungan nikotin yang memberikan efek candu dan senyawa lainnya yang dapat membahayakan tubuh.

Nah, dengan mengkonsumsi 7 makanan berikut ini bisa mengurangi kecanduan Anda terhadap rokok, lo! Berikut ulasannya.

1. Oat

Oat ternyata menjadi salah satu makanan yang sukses bagi para perokok untuk berhenti merokok, lo! Tidak hanya untuk diet saja, namun menurut salah satu penelitian di Jepang membuktikan bahwa perokok akan mengurangi konsumsinya sebanyak 50 persen.

Nah, agar hasilnya lebih optimal, Anda bisa meracik oat yang dicampur dengan dua mangkuk air rebus dan diamkan selama semalam. Kemudian Anda bisa memakannya setelah beberapa jam setelah makan.

2. Permen Karet

Anda bisa membuat mulut tetap sibuk dengan mengkonsumsi permen karet. Nah, agar tetap sehat Anda bisa pilih permen karet yang bebas gula.

Akan lebih baik lagi jika Anda juga bisa mengurangi konsumsi kafein, alkohol, dan sebagainya. Karena banyak orang yang sangat gemar mengkonsumsi minuman tersebut bersamaan dengan rokok.

3. Air Mineral

Air mineral merupakan air yang paling sehat untuk dikonsumsi. Dengan mengkonsumsi air mineral bisa mengurangi rasa candu terhadap rokok. Selain itu, air mineral bisa menjadi salah satu minuman yang menenangkan, menyembuhkan, dan mendetoksifikasi.

Anda bisa mulai dengan membawa satu botol air mineral kemanapun Anda pergi, khususnya saat ke tempat-tempat bebas rokok.

4. Susu

Yang dapat mengurangi kecanduan terhadap rokok yaitu susu. Studi yang dilakukan Dukes University, susu bisa membuat seseorang tidak bisa menikmati rokok dengan baik. Kebanyakan dari mereka mengeluh rasanya menjadi pahit. Hal ini juga berlaku pada produk sejenisnya seperti keju dan yogurt.

5. Jeruk

Sama halnya dengan oat, Anda juga harus rutin mengkonsumsi jeruk untuk mendapatkan hasil optimal.

Salah satu penelitian di Inggris membuktikkan hal ini bisa cukup efektif. Nyatanya, setelah 21 hari sebanyak 79 persen dari mereka sukses mengurangi rokok dan sisanya benar-benar berhenti merokok.

Dikonsumsi dengan cara dijus atau langsung, jeruk dipercaya dapat mengalihkan keinginan untuk merokok.

6. Makanan yang Mengandung Alkaline

Contoh makanan yang tinggi alkaline antara lain seperti bayam, alpukat, mentimun, paprika, dan brokoli.

Menurut spesialis pulmonary, David Daughtan dari Universitas Nebraska Medical, makanan tersebut dapat menahan nikotin agar tetap berskiluasi dalam darah. Hal tersebut bisa membuat seseorang mempertahankan tingkat kecanduannya. Maka dari itu, Anda akan terhindar menjadi perokok aktif lagi.

7. Wortel

Mengkonsumsi wortel dalam bentuk jus akan memberikan efek samping seperti susu. Rokok akan terasa mengerikan dan tidak senikmat biasanya. Selain itu, banyak mengkonsumsi wortel juga bisa membuat jantung tetap sehat.
Read More